"Setelah desakan agar ada perombakan koalisi dan
reshuffle tidak didengarkan oleh SBY, selaku ketua dewan pembinanya, kini mereka mencari-cari perhatian kembali lewat isu pergantian Ketua Harian Sekretariat Gabungan, Aburizal Bakrie," kata Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo (Selasa, 15/3).
Tak sampai disitu, Bambang Soesatyo juga menyebut politisi Demokrat itu sesungguhnya anak-anak malang. Karena alih-alih mendapat penghargaan, sebagai partai penguasa dan memiliki kursi terbesar di parlemen, Demokrat malah kehilangan muka karena rengekan-rengekan tidak didengar SBY.
"Itu terjadi karena mereka muncul menjadi tokoh politik 'kagetan'. Hanya merasa hebat dan berkuasa tanpa bisa membaca peta dan kalkulasi politik secara menyeluruh. Berbeda dengan SBY yang mampu membaca dan berhitung politik," tegas anggota Komisi III DPR ini.
"Agar tidak kehilangan muka untuk kedua kalinya, sebaiknya Demokrat tutup mulut dan duduk manis saja. Jangan merasa paling berkuasa. Karena sesungguhnya mereka bukan apa-apa. Semua keputusan ada di tangan SBY selaku Ketua Dewan Pembina," katanya menyarankan.
[zul]
BERITA TERKAIT: