Pihak Istana membantah pemerintah belum menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Jepang yang baru saja dilanda gempa dan tsunami dengan kekuatan 8,9 skalarichter kemarin.
"Itu sudah disampaikan oleh Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) ya," kata Staf Khusus Presiden Bidang Luar Negeri Teuku Faizasyah kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Sabtu, 12/3).
Saat ditanya kenapa tidak Presiden SBY yang menyampaikannya secara langsung, mantan Jurubicara Kemenlu ini berkelit. Menurutnya, tidak harus Presiden yang menyampaikannya.
"Presiden juga sudah menghubungi Dubes kita yang ada Jepang," ungkapnya.
Dubes Indonesia yang ada di Jepang, katanya, diminta untuk menyampaikan belasungkawa dari Indonesia. Dubes itu merupakan perwakilan pemerintah Indonesia.
[ald]
BERITA TERKAIT: