Ajak Ramai-ramai Masuk, karena SBY Akui Tak Bisa Bekerja Sendirian

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Minggu, 06 Maret 2011, 14:10 WIB
Ajak Ramai-ramai Masuk, karena SBY Akui Tak Bisa Bekerja Sendirian
RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Partai Demokrat terus mendekati partai-partai yang belum masuk dalam koalisi untuk memperkuat pemerintahan. Sejatinya, apa yang dilakukan Presiden SBY ini bukan sesuatu yang mengejutkan.

"Karena sudah dikatakan beliau dan juga rekan-rekan Partai Demokrat, kan tidak mungkin membangun bangsa seorang diri. Semakin banyak semakin bagus. Jadi mungkin akan semakin banyak dimasukkan, Gerindra dimasukkan, PDIP dimasukkan. Kalau menterinya kurang ditambah lagi kementerian baru," kata mantan Presiden PKS Hidayat Nurwahid kepada Rakyat Merdeka Online.

Bila semua partai diajak masuk dalam pemerintahan, hal itu tidak akan efektif. Menurut Hidayat, pemerintahan akan sangat efektif, bila koalisi tidak terlalu besar. Tapi dia menggarisbawahi, koalisi harus berdasarkan profesionalitas dan rekam jejak partai sebelum pemerintahan SBY-Boediono dibentuk.

"Tapi koalisi berbasiskan profesionalitas, tapi juga berbasiskan, karena ini portofolio politik. Karena itu siapa pun tahu, bahwa kalau Golkar itu punya calon Presiden (pada saat pilpres tahun 2009) dan PDIP sejak awal sudah melawan Pak SBY," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA