Dikatakannyan, di program ini, setiap warga yang mengajukan kredit untuk usaha yang visible dengan modal sampai dua juta rupiah tidak perlu pakai agunan dan sertifikat.
"Karena yang yang jadi jaminan adalah usahanya itu sendiri," katanya saat memberikan sambutan pada acara launching gerakan wirausaha sekaligus pelantikan pengurus Kamar Dagang dan Industri Sulawesi Barat, di Hotel D'Maleo, Mamuju, Sulbar Jumat petang (25/2).
Karena itu, diimbau kepada bank-bank yang jadi mitra pemerintah dalam menyalurkan KUR tersebut, terutama bank-bank pembangunan daerah untuk tidak mempersulit penyalurannya.
"Kalau ada lagi kepala cabang yang meminta sertifikat langsung telepon menteri. Saya katakan, kepada gubernur seluruh Indonesia, bila ada kepala cabang yang belum mengetahui ini, saya usul supaya diganti ini kepala cabang," katanya yang langsung disambut tepuk tangan meriah. [guh]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: