“Kalau terjadi reshuffle kabiÂnet, orang Jawa Barat diingat ya karena sudah banyak jasanya kepada Pak SBY,’’ ujar Ketua Umum Asli Garut (Asgar) Jaya, Imam Hermanto, kepada Rakyat Merdeka, seusai Pengukuhan Pengurus Asgar Jaya periode 2010-2015, di Jakarta, kemarin.
Berikut kutipan wawancara dengan Ketua Komite Pemantau Korupsi Nasional (Konstan) itu:
Apa Anda yakin terjadi reÂshuffle kabinet?
Saya yakin sekali ada reshuffle kabinet akhir tahun ini. Sebab, saat Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) I berusia setahun juga dilakukan reshuffle kabinet. ApaÂlagi banyak kinerja menteri yang nilainya jeblok.
Kalau terjadi reshuffle, kami minta Pak SBY tidak melupakan orang Jawa Barat. Sebab, kami berperan besar terhadap pemeÂnangan pasangan SBY-Boediono dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2009 lalu.
Bisa disebutkan apa saja peÂranÂnya?
Dalam Pilpres 2009 itu, paÂsangan SBY-Boediono menang di Jawa Barat. Selain itu, launÂching pasangan SBY-Boediono sebagai Capres-Cawapres dilakÂsaÂnaÂkan di Sabuga, Bandung. Begitu juga Munas Partai DemoÂkrat sebagai pemenang Pemilu 2009 diadakan di bumi parahÂyangan, Kabupaten Bandung. Semuanya itu di Jawa Barat. Jadi, saya kira sudah selayaknya diÂingat orang Jawa Barat.
Anda kecewa ya?
Ini bukan kecewa atau sebuah protes. Justru kita mempertanyaÂkan kepada diri kita sendiri, apaÂkah orang Jawa Barat ini tidak ada yang mumpuni atau memang karena tidak dipercaya.
Kalau menurut Anda bagaiÂmana?
Saya kira kurang dipercaya kali ya. Padahal, orang Jawa BaÂrat ini banyak yang pintar-pintar, orangÂnya baik-baik lagi. Jadi, kalau nanti ada reshuffle kabinet, kami minta Pak SBY tidak meluÂpakan orang Jawa Barat. Apa lagi kami orang Jawa Barat yang berÂpenduduk 42 juta jiwa ini tidak pernah neko-neko minta hak istimewa, tapi perlu diperÂhatikan saja.
Jangan sampai dukungan yang besar itu menjadi memudar daÂlam Pemilu 2014.
Kalau nanti terjadi reshuffle kabinet, tapi pengganti menteÂriÂÂnya bukan dari Jawa Barat, apa reaksi Anda?
Kami akan selalu mengkritisi pemerintah. Sebab, ini demi keÂbaikan Indonesia.
O ya, apa tujuan dari pemÂbenÂtuÂkan Asgar Jaya?
Ini paguyuban untuk menamÂpung aspirasi orang Jawa Barat. Maka dibentuklah Asgar ini yang dibilang paling solid. Dengan satu komando terbanyak berkiÂprah untuk masyarakat kecil.
Kenapa Anda bilang yang paling solid?
Ya, memang begitu faktanya. Paguyuban ini dari dulu sudah ada.
Saya hanya penerus. Orang dari Garut memang dulu banyak yang menjabat di negeri ini. Kita ingin melestarikan itu, ternyata makin lama, makin berkurang menjadi pejabat.
Makanya keberadaan paguyuÂban ini tetap perlu dipertahankan untuk mengayomi masyarakat Jawa Barat. Jadi, kami ingin maÂsyarakat Jawa Barat untuk berÂsatu. [RM]