RUU JOGJAKARTA

Kritik Sistem Monarki, SBY Tampar Muka Sendiri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 01 Desember 2010, 07:19 WIB
Kritik Sistem Monarki, SBY Tampar Muka Sendiri
RMOL. Pernyataan Presiden SBY tentang sistem monarki Yogyakarta yang bertabrakan dengan konsitusi dan nilai demokrasi terus menuai kritik. Bahkan sebagian pihak menilai justru Pemerintahan SBY-Boediono yang dibangun di atas pilar-pilar monarki, juga nepotistik. Buktinya, SBY menempatkan keluarga dan kerabatnya di struktur kekuasaan.

"Kita tahu bahwa SBY mengangkat iparnya Letjend Edy Pramono sebagai Pangkostrad, lalu ipar lainnya menjadi direktur BNI serta istrinya sebagai dewan pembina dan anaknya menjadi Sekretaris Jenderal Partai Demokrat," kata Jurubicara Serikat Pengacara Rakyat, Habiburokhman, dalam rilisnya kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 1/12)

Menurut Habiburokhman, praktek penempatan orang di struktur kekuasaan secara nepotistik merupakan praktek yang lazim terjadi dalam sistem monarki.

"Jadi justru SBY lah yang secara tidak langsung menggunakan sistim politik monarki dalam suatu negara yang demokratis," demikian Habiburokhman.[yan]

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA