"Kita tahu bahwa SBY mengangkat iparnya Letjend Edy Pramono sebagai Pangkostrad, lalu ipar lainnya menjadi direktur BNI serta istrinya sebagai dewan pembina dan anaknya menjadi Sekretaris Jenderal Partai Demokrat," kata Jurubicara Serikat Pengacara Rakyat, Habiburokhman, dalam rilisnya kepada
Rakyat Merdeka Online (Rabu, 1/12)
Menurut Habiburokhman, praktek penempatan orang di struktur kekuasaan secara nepotistik merupakan praktek yang lazim terjadi dalam sistem monarki.
"Jadi justru SBY lah yang secara tidak langsung menggunakan sistim politik monarki dalam suatu negara yang demokratis," demikian Habiburokhman.
[yan]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.