Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Krakatau Steel (KS) Fazwar Bujang dalam diskusi "Mau Dibawa Kemana BUMN Kita," di
pressroom DPD RI, Jakarta, Jumat (26/11).
"Industri pertahanan kita, untuk alutsista ada PT PAL, Pindad dan PT DI (Dirgantara Indonesia). Yang ini tidak di IPO-kan. KS hanya industri strategis pendukung saja," katanya.
Fazwar tidak ingin jika keputusan IPO KS hanya dibebankan pada dirinya. Sebab, keputusan sudah disepakati oleh pemerintah bersama DPR.
"Keputusannya sudah diputuskan tahun 2008 bersama DPR," katanya.
Mantan Menteri PPN/Kepala Bapenas Kwik Kian Gie menuding jika penjualan KS ke publik bagian dari upaya menghancurkan industri strategis nasional. Menurutnya, di masa pemerintahan presiden Megawati, sudah ada kesepakatan kerjasama bersama pemerintah China, membangun KS sebagai hulu industri strategis nasional.
[arp]
BERITA TERKAIT: