Noorsy: BPK yang Harus Investigasi Boediono Terlibat IPO KS atau Tidak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Rabu, 10 November 2010, 13:54 WIB
Noorsy: BPK yang Harus Investigasi Boediono Terlibat IPO KS atau Tidak
boediono/ist
RMOL. Benarkah Wakil Presiden Boediono punya peran penting di balik kebijakan Initial Public Offering (IPO) PT Krakatau Steel? Lantas sejauh mana dia terlibat?

Untuk menelusuri hal itu, pengamat ekonomi politik Ichsanuddin Noorsy mengaku agak pesimis. Sebab untuk menguaknya diperlukan investigasi lebih dalam lagi.
 
Noorsy, kepada Rakyat Merdeka Online, menjelaskan, dalam penjualan saham ada yang dikenal dengan privat equality management. Bila ini diterapkan dalam penjualan saham PT KS maka cukup mempersulit membuka pihak-pihak mana saja yang terlibat di dalamnya.

"Karena yang akan ditemukan hanya nama-nama perusahaan yang melakukan pembelian saham tanpa diketahui siapa orangnya. Kalau dilihat di sisi penjatahannya juga susah. privat equality management bisa menyembunyikan siapa pemodal sebenarnya," terang dia.

"Lalu apakah dia (Boediono) bermain atau tidak saya enggak tahu," sambung dia.
 
Sebab harus dipahami pula, lanjut dia, sistem semacam itu sering kali digunakan sebagai kendaraan bagi sejumlah orang untuk tampil menjadi pedagang saham tanpa harus diketahui identitasnya.

"Makanya dari awal saya minta bukan Bappepam yang bekerja tapi BPK dengan model investigasi. Kalau BPK bekerja, kita bisa memburu beberapa lapis di belakangnya," tegas Noorsy. [wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA