Kepada
Rakyat Merdeka Online, pengamat ekonomi Ichsanuddin Noersy menghitung kerugian negara akan mencapai Rp 1,775 triliun.
Hal itu ia katakan usai diskusi Nasionalisme Ekonomi di Tengah Hegemoni Asing di Universitas Jayabaya, Jakarta Timur (Selasa, 9/11).
Dari kerugian yang dialami negata itu, jelas Noersy, jelas ada pihak-pihak yang diuntungkan oleh pemerintah.
"Saya menyebutnya ini terjadi karena ada asimetrik information pada produsen. Asimetrik information ini sama dengan insider trading dan pasti menguntungkan investor," demikian Noersy.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: