"Reaksi publik dan media lebih positif," ujar Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi di kantor LSI, di Jalan Lembang Terusan, Menteng, Jakarta, Minggu (7/11).
Mr Hans, demikian ia akrab disapa, melihat respons dan reaksi publik yang posistif terhadap SBY muncul karena SBY lebih baik bila dibandingkan anggota DPR yang melanjutkan estafet studi banding ke luar negeri. Dan SBY juga lebih baik dari pada Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno yang malah pergi ke Jerman.
"Presiden SBY sudah mendengar kritik masyarakat atas penanganan banjir Wasior yang kurang baik" jelasnya.
Namun begitu, Mr Hans belum bisa memastikan apakah pilihan Presiden SBY berkantor di Sultan Agung, Yogyakarta, dalam menangani bencana Merapi hanya sebagai upaya menaikkan popularitas SBY ataukah sebaliknya.
"Kalau itu harus ditunggu dulu. Apakah SBY di sana mengambil kebijakan untuk masyarakat dan diwujudkan dengan aksi yg kongkret," ujarnya.
Tapi jika Presiden SBY berkantor di Yogya hanya sekedar menumpuk popularitas saja, Mr Hans memastikan respons baik publik akan turun dengan sendirinya.
[zul]
BERITA TERKAIT: