BENCANA

Ahli Survei: Citra SBY akan Melorot kalau ke Yogya Hanya untuk Pencitraan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 07 November 2010, 16:35 WIB
Ahli Survei: Citra SBY akan Melorot kalau ke Yogya Hanya untuk Pencitraan
presiden sby/ist
RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono relatif cukup baik dalam melakukan penanganan bencana letusan gunung Merapi dibandingkan saat menangani bencana-bencana sebelumnya.

"Reaksi publik dan media lebih positif," ujar Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi di kantor LSI, di Jalan Lembang Terusan, Menteng, Jakarta, Minggu (7/11).

Mr Hans, demikian ia akrab disapa, melihat respons dan reaksi publik yang posistif terhadap SBY muncul karena SBY lebih baik bila dibandingkan anggota DPR yang melanjutkan estafet studi banding ke luar negeri. Dan SBY juga lebih baik dari pada Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno yang malah pergi ke Jerman.

"Presiden SBY sudah mendengar kritik masyarakat atas penanganan banjir Wasior yang kurang baik" jelasnya.

Namun begitu, Mr Hans belum bisa memastikan apakah pilihan Presiden SBY berkantor di Sultan Agung, Yogyakarta, dalam menangani bencana Merapi hanya sebagai upaya menaikkan popularitas SBY ataukah sebaliknya.

"Kalau itu harus ditunggu dulu. Apakah SBY di sana  mengambil kebijakan untuk masyarakat dan diwujudkan dengan aksi yg kongkret," ujarnya.

Tapi jika Presiden SBY berkantor di Yogya hanya sekedar menumpuk popularitas saja, Mr Hans memastikan respons baik publik akan turun dengan sendirinya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA