"Saya kira prosesnya disusupi. KS itu perusahaan besar. Masa Menteri Mustafa dijualnya dengan harga kecil," kata fungsionaris Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Noer Fajriansyah saat berbincang dengan
Rakyat Merdeka Online, Jumat (5/11).
Keputusan pemerintah menjualan murah KS, sebut salah seorang Kandidat Ketua PB HMI ini, patut disayangkan. Sebab KS saat ini tercatat sebagai BUMN yang sangat strategis dan progresnya sangat baik. Harusnya KS dipertahankan bukan diobral murah.
"Segala proses penjualan KS harus diaudit. Tim independen yang harus melakukannya," desak Fajri.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: