WAWANCARA

Mustar Bona Ventura: Sepulang dari Ngelancong kami Sambut dengan Demo

Sabtu, 30 Oktober 2010, 08:40 WIB
Mustar Bona Ventura: Sepulang dari Ngelancong kami Sambut dengan Demo
RMOL. Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) akan melakukan aksi penyambutan para anggota DPR yang studi banding ke luar negeri.

“Anggota DPR sepulang dari ngelancong, kami akan sambut dengan demo di Bandara Soe­karno-Hatta. Inilah cara kami untuk mendidik wakil-wakil rakyat yang seenaknya saja meng­­gunakan uang negara,’’ ujar Koordinator Bendera, Mustar Bona Ventura, kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.

Anggota DPR berlomba-lomba menikmati uang rakyat untuk bisa jalan-jalan ke luar negeri. Mi­salnya, Badan Kehor­matan (BK) DPR ke Yunani. Kemudian No­vember menda­tang Pansus Oto­ritas Jasa Ke­uang­an yang akan jalan-jalan ke empat negara di Eropa dan Asia. Kemudian Komisi II DPR ke China belajar masalah kepen­dudukan. Tak ketinggalan juga Komisi V yang akan ke Italia belajar soal rumah susun.

Mustar Bona selanjutnya me­ngatakan, penyambutan de­ngan bentuk protes seperti itu sangat diperlukan agar anggota DPR bisa bertobat pergi ke luar negeri dengan menggunakan uang negara.  

“Rasa sensitif anggota dewan itu sudah memprihatinkan, sudah diprotres pun tetap saja mereka ngelancong. Jadi, kedatangannya harus disambut dengan demo,’’ paparnya.

Berikut kutipan selengkapnya:

Saat anggota DPR berangkat studi banding ke luar negeri, Bendera melakukan sweeping di Bandara Soekarno-Hatta, se­andainya ketemu, mau dia­pain?
Pertama, kami minta supaya dibatalkan ke luar negeri. Sebab, apa yang dilakukan oleh elit-elit politik sekarang ini tidak men­didik rakyat. Dengan gerakan sweeping yang kita lakukan, ini merupakan bagian dari upaya rakyat untuk mendidik elit-elit politiknya.

Tapi kenapa nggak ketemu ketika itu?
Kami nggak melihat mereka. Jadi, tetap saja pergi ke luar ne­geri. Ini memperlihatkan anggota dewan tidak memiliki sense of crisis.

Apa akan ada aksi penyam­bu­tan atas kepulangan mereka dari luar negeri sebagai aksi ci­biran karena tindakan me­reka?
Kami akan sambut dengan demo. Sebab, kepergian mereka ke luar negeri betul-betul mere­mehkan rakyat sebagai pembayar pajak. Melihat ini wajar bila rak­yat kecewa dan marah.

Awal November nanti anggo­ta Komisi II DPR melakukan kun­jungan ke China dan India, di-sweeping lagi nggak?
Ya, tentu. Ini kita lakukan untuk membatalkan rencana me­reka itu. Apalagi saat ini kita di­hadapi bencana, serba keku­ra­ngan. Jadi, nggak pas kalau para anggota DPR ini melancong ke luar negeri. Seharusnya kan men­datangi korban yang kena ben­cana.   [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA