Apakah Dana Greenpeace dari Sumber Haram

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Selasa, 19 Oktober 2010, 19:33 WIB
<i>Apakah Dana Greenpeace dari Sumber Haram</i>
RMOL. Tidak ada satu LSM asing pun yang tidak membawa kepentingan asing dalam aktivitasnya di Indonesia. Tidak terkecuali Greenpeace yang merupakan bagian dari kekuatan global.

“Mereka-mereka itu invisible devils, setan-setan yang tidak kelihatan dari luar. Keberadaannya perlu diauit karena ditengarai merugikan kepentingan nasional,” ujar pengamat politik Boni Hargens di sela-sela diskusi publik “Nasionalisme Vs Neokolonialisme Perdagangan” di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (19/10).

Dengan audit tersebut, menurut Boni, akan terbuka secara transparan siapa sebenarnya kekuatan di belakang Greenpeace, apa kepentingan mereka di Indonesia, dan darimana saja dia mendapatkan sokongan dana.

“Apakah dari sumber halal atau haram,” tandasnya.

Agar langkah mengaudit Greenpeace bisa segera dilakukan, menurut Boni, pemerintah dan DPR harus secepatnya memikirkan perangkat undang-undangnya.

“Pemerintah sebagai eksekutif dan DPR sebagai legislatif harus bahu-membahu memikirkan ini,” tegasnya. [guh]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA