"Kami ingatkan, kalau menggali sejarah, kita sebenarnya satu rumpun. Ini masalah kita," ujar Ketua Perhimpunan Indonesia Timur (Ambon), Zakaria Sabon, usai pertemuan dengan DPD di Gedung DPD, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Kamis (30/9).
Sabon menambahkan, sebagai upaya kongkret pencegahan bentrok lanjutan, mereka akan mempertemukan tokoh pemuda di lapangan.
"Harus diselesaikan sekarang supaya kedepannya tidak terjadi lagi. Kita juga akan mempertemukan tokoh pemuda supaya di lapangan mereka damai. Jangan karena penderitaan, kita jadi diadudomba," lanjutnya.
Selain itu, Sabon juga mengingatkan agar kedua kelompok pemuda agar saling menghormati satu dengan yang lain, terutama kepada kelompok asli Jakarta.
"Kita disini di tanah orang. Harus menghargai juga tuan tanah disini. Hargai orang-orang disini apalagi masyarajat disini masyarakat yang plural, sangat majemuk. Kalau kita bertengkar, bagian yang terbesar ini yang terganggu," lanjutnya.
[arp]
BERITA TERKAIT: