CALON KAPOLRI

BHD Kirim Dua Nama, DPR Minta Satu Saja

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Selasa, 07 September 2010, 15:05 WIB
BHD Kirim Dua Nama, DPR Minta Satu Saja
RMOL. Langkah Jenderal Bambang Hendarso Danuri untuk mengajukan dua nama calon penggantinya kepada Presiden SBY dianggap wajar oleh DPR meskipun Komisi Kepolisian Nasional merasa kerjanya selama ini tidak dihargai.

"Kita harus hormati keputusan Kapolri yang mau mengajukan dua nama saja. Dia kan pembantu presiden dan saya yakin BHD tahu dan mempertimbangkan betul track record kedua calon tersebut," ujar anggota Komisi III dari Fraksi PAN, Ahmad Rubaie, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/9).

Menurut Rubaie, delapan nama calon Kapolri yang kini diaudit oleh Komisi Kepolisian Nasional terlalu banyak.

Komisi III, sebagai komisi yang akan melakukan uji kelayakan terhadap calon Kapolri, malah berharap dari dua nama yang akan dikirimkan BHD kepada Presiden SBY, hanya satu yang akan dilemparkan ke DPR untuk diuji kelayakannya.

"Supaya kita di DPR lebih konsentrasi melakukan fit and proper test," jelasnya.

"Kita akan berikan pertanyaan yang tajam dalam fit and proper test terkait dengan apa obsesi dan visi dari calon Kapolri termasuk misalnya soal permaslahan positioning Polri yang sekarang ada dan bagaimana mengatasinya," imbuh Rubaie.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA