Koruptor Kejahatan yang Membanggakan?

Selasa, 09 September 2014, 09:41 WIB
<i>Koruptor Kejahatan yang Membanggakan?</i>
ilustrasi/net
KEJAHATAN apakah yang paling membanggakan? Jawabannya adalah Korupsi. Mengapa korupsi menjadi kejahatan yang paling membanggakan? Karena hampir semua pelaku korupsi akan selalu tampak tersenyum bahagia tanpa rasa malu apalagi takut ketika puluhan kamera menyorot wajahnya.

Menjadi seorang koruptor bukanlah sesuatu yang nista, karena perlakuan dan fasilitas yang diberikan begitu luar biasa. Mulai dari tempat penahanan, makanan, pengamanan dan juga publikasi yang gegap gempita seperti seorang selebritis.

Dan masyarakat kita pun ternyata menganggap korupsi adalah sesuatu hal yang biasa dan menganggap bukan perbuatan tercela atau sesuatu yang patut mendapatkan pelampiasan kemarahan dari rakyat. Seolah-olah korupsi dimaknai sebagai sesuatu yang tidak buruk ataupun perbuatan tercela.

Bandingkan dengan pelaku pencopetan, atau pencurian kotak amal masjid yang tertangkap tangan dan menjadi bulan-bulanan warga sehingga babak belur bahkan sampai ada yang tewas dibakar massa.

Belum lagi cara membawa seorang pencuri yang menggunakan mobil patroli terbuka dengan tangan diborgol dan bertelanjang dada dengan wajah yang lebam. Setibanya di Polsek atau Polres sang pencuri atau maling ditempatkan dibalik jeruji yang sempit yang tentunya tanpa kipas angin apalagi menggunakan pendingin udara. Dan sudah tentu saja makannya ala kadar.

Padahal prilaku para koruptor sama saja dengan pencopet, atau maling kotak uang, maling ayam, atau maling lainnya. Dan kerugian yang ditimbulkan akibat perbuatan korupsi jauh lebih besar daripada kerugian yang ditimbulkan oleh seorang pencuri kotak amal, atau maling lainnya.

Banyak sebab yang melatarbelangi mengapa rakyat menganggap perbuatan korupsi adalah perbuatan yang biasa-biasa saja. Mungkin karena kebanyakan dari rakyat Indonesia tidak mengerti apa arti kata korupsi. Atau mungkin juga karena tidak pernah ada tayangan dimana seorang koruptor habis babak-belur digebukin ramai-ramai oleh masa ketika tertangkap tangan oleh KPK dan digelandang dengan menggunakan mobil bak terbuka.

Mungkin ada baiknya apabila istilah koruptor yang biasa disematkan dalam setiap pemberitaan oleh media masa diganti dengan kata maling, agar tercipta rasa malu bagi mereka dan keluarganya, sehingga rakyat pun semakin paham dan semakin lama rakyat akan membenci si Maling Uang Rakyat.

Semoga si Maling Uang Rakyat diperlakukan senista mungkin melebihi perlakuan terhadap maling jemuran atau maling-maling kelas bawah.****

Iko Jakalaksana
Tinggal dipinggiran Selatan Ibukota Jakarta

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA