Bila ini yang terjadi, sangat disayangkan apalagi dengan rencana SBY untuk mengangkat seseorang pengganti Kapolri yang belum banyak makan asem garam dalam hal kepemimpinan di institusi Polri yang kian hari pamornya kian suram. Demikian pula, begitu banyak kasus internal Kepolisian yang tak terselesaikan dan tak transparan.
Apakah layak seorang kader yang belum pernah menduduki jabatan strategis di dalam tubuh Polri yang akan ditunjuk Presiden SBY menduduki jabatan tertinggi pada institusi Polri? Bukankah yang berpengalaman seperti Kapolri BHD saja gagal memperbaiki citra Polri, bahkan terkesan terpuruk?
Kini, Presiden SBY akan mengambil langkah yang luar biasa beraninya. Konon, SBY akan mengangkat kerabatnya sebagai pemimpin tertinggi Polri. Padahal yang akan ditunjuk itu belum pernah menduduki jabatan sebagai Kepala Kepolisian Sektor, Direktur Serse atau Kepala Unit Serse. Jadi, sosok Kapolri yang dicari oleh Presiden SBY bukan yang berkualitas. Tapi, kerabat.
Rachmat Satria - Ciledug Indah II, Pedurenan, Kota Tangerang