Dalam agenda tersebut, Rembuk Pemuda juga mengukuhkan Dewan Pengurus Pusat (DPP) untuk pertama kalinya dan melantik Aidil Afdan Pananrang sebagai Ketua Umum.
Ketua Dewan Pembina Rembuk Pemuda, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengatakan organisasi ini terbuka bagi anak muda dari berbagai latar belakang untuk bertukar gagasan dan membangun kolaborasi.
“Rembuk Pemuda hadir untuk mewadahi anak muda dari berbagai warna, latar belakang, dan sektor. Baik itu akademisi, teknokrat, politisi, pengusaha, maupun elemen masyarakat lainnya, kami terbuka untuk semua,” ujarnya di The Tribrata Hotel, Darmawangsa, Jakarta Selatan, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Ia mengatakan, jaringan di 29 provinsi memungkinkan organisasi mendengar langsung berbagai persoalan daerah hingga ke tingkat pusat.
Ketua Dewan Kehormatan Rembuk Pemuda, Hashim S. Djojohadikusumo, turut mengapresiasi perjalanan organisasi tersebut selama tiga tahun dalam mempertemukan anak muda lintas daerah.
“Kita membutuhkan ruang untuk berembuk, menyatukan ide, dan menyamakan arah. Forum seperti ini penting untuk memperluas perspektif dan menemukan pendekatan-pendekatan baru dalam menjawab tantangan pembangunan,” kata Hashim.
Sementara itu, Aidil menegaskan pengukuhan DPP harus diikuti kontribusi nyata bagi masyarakat, bukan berhenti pada pembentukan struktur organisasi.
“Menjelang satu abad Sumpah Pemuda, kita tidak boleh berhenti pada wacana. Kita harus menjadi penggerak yang mampu mentransformasikan gagasan dari daerah menjadi karya nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat,” tandasnya.
BERITA TERKAIT: