Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Minggu, 01 November 2026, 00:43 WIB
Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober
Kolase Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dan acara Deklarasi Sumpah Pemuda yang digelar Polda Metro Jaya di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Kamis, 29 Oktober 2026. (Foto: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Deklarasi Sumpah Pemuda yang digelar Polda Metro Jaya di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Kamis, 29 Oktober 2026, diduga dihadiri massa bukan mahasiswa asli asal kampus terus menuai sorotan sampai saat ini.

Sorotan publik meluas lantaran acara tersebut dilaksanakan persis sehari pasca-aksi sejumlah elemen mahasiswa pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Menyikapi hal ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan permohonan maaf atas pemberitaan yang beredar luas dan menjadi perhatian publik.

Ia menyebut pihaknya siap menerima setiap kritik yang disampaikan oleh masyarakat.

”Atas nama Polda Metro Jaya, kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat. Kami memahami kegiatan tersebut menimbulkan beragam tanggapan, dan setiap kritik yang disampaikan kami terima dengan lapang dada untuk menjadi evaluasi,” kata Budi dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026.

Adapun, deklarasi tersebut diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 dengan tajuk Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.

Hadir dalam acara itu, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad dan kreator konten Willie Salim turut ambil bagian.

”Saudara Raffi Ahmad dan Saudara Willie Salim datang atas undangan kami selaku penyelenggara. Keduanya berniat baik untuk turut memaknai Sumpah Pemuda,” imbuhnya.

Untuk itu, Budi pun menyatakan bahwa instansinya, Polda Metro Jaya menghormati setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat.

Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 sebelumnya diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Kamis, 29 Oktober 2026 (sehari setelah Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober), untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 dengan tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.

Acara tersebut melibatkan unsur TNI-Polri, organisasi kepemudaan, serta menghadirkan figur publik seperti Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad dan kreator konten Willie Salim.

Acara ini menuai kritik tajam dan viral di media sosial setelah terungkap adanya dugaan pengerahan peserta bayaran (mencapai sekitar Rp50 ribu per orang) yang menyamar menjadi mahasiswa dengan mengenakan jas almamater dari berbagai perguruan tinggi. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA