Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Muliansyah Abdurrahman, didampingi Sekretaris Jenderal Muh. Rojak, Bendahara Umum Alya, serta para Wakil Ketua Umum bidang masing-masing.
Muliansyah mengatakan, Rakorpim yang berlangsung intens tersebut menghasilkan tujuh program prioritas organisasi untuk satu tahun ke depan.
"Program pertama dan utama adalah mewujudkan dan mengawal Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menuju target pertumbuhan ekonomi 8 persen," kata Muliansyah dalam keterangan tertulis, Jumat 9 Oktober 2026.
Program kedua, BPP Kapmi sepakat untuk segera menempatkan jadwal audiensi dan pelantikan Badan Pimpinan Daerah (BPD) se-Indonesia.
Ketiga, Kapmi akan melakukan ekspansi internasional melalui dua agenda besar. Yakni Kapmi Goes To Asia Tengah dan KAPMI Go Malaysia Summit 2026.
"Agenda ini bertujuan membuka jaringan bisnis, pendidikan, dan kepemudaan Indonesia dengan negara-negara sahabat," kata Muliansyah.
Keempat, Kapmi menegaskan komitmen sinergi penuh dengan seluruh program Pemerintah RI. Kapmi memposisikan diri bukan sebagai penonton, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan pembangunan nasional.
Kelima, untuk memperkuat basis ekonomi, Kapmi akan membangun partnership strategis bersama Kadin serta para investor lokal dan internasional.
"Keenam dan ketujuh menjadi fokus utama kerakyatan, yakni Kapmi terus mendorong pengusaha muda lokal untuk mengambil peran dalam ekonomi lokal dan nasional, serta menegaskan posisi Kapmi sebagai Garda terdepan UMKM Indonesia agar bisa mendunia," urai Muliansyah.
Dengan tujuh program prioritas tersebut, masih kata Muliansyah, BPP Kapmi optimis dapat menjadi organisasi pengusaha muda yang tidak hanya solid secara struktur.
"Tetapi juga berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan UMKM Indonesia," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: