Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menyapa berbagai kalangan dan komunitas, terutama generasi muda yang jumlahnya terus meningkat.
"Sebetulnya kami ingin terus menyapa berbagai kalangan, berbagai komunitas, termasuk generasi muda Indonesia yang jumlahnya semakin besar bahkan akan mendominasi," kata AHY usai hadiri Bimtek Nasional Anggota Fraksi Partai Demokrat di Red Top Hotel Pecenongan, Jakarta Pusat, Selasa, 8 September 2026.
AHY menjelaskan, generasi milenial dan Generasi Z telah mendominasi komposisi pemilih pada Pemilu 2024. Berdasarkan paparannya, kedua kelompok tersebut mencapai sekitar 56 persen dari total pemilih.
"Sedangkan 2029 akan semakin besar lagi," ujarnya.
Menurut AHY, kondisi tersebut membuat partai politik perlu memahami karakteristik serta aspirasi anak muda. Ia menegaskan, generasi muda tidak boleh sekadar dijadikan komoditas politik saat pemilu.
"Artinya kita perlu memahami karakteristik dan melakukan upaya terbaik untuk memahami apa yang menjadi aspirasi anak-anak muda kita dan kita perjuangkan. Bukan hanya kita jadikan komoditas politik tapi kita libatkan dalam pengambilan keputusan bahkan kebijakan," jelasnya.
Dalam konteks tersebut, AHY menilai influencer menjadi salah satu elemen penting dalam demokrasi. Mereka dinilai memiliki pengaruh dalam menyebarkan pandangan, gagasan, sekaligus membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
"Influencer salah satu bagian dari demokrasi karena dalam urusan menyebarkan pandangan, gagasan, termasuk juga membangun kebersamaan itu dibutuhkan tokoh-tokoh yang punya pengaruh besar juga, atau key opinion leaders, termasuk influencer," tuturnya.
AHY menekankan bahwa influencer tidak hanya berasal dari kalangan entertainment. Menurutnya, hampir setiap bidang profesi memiliki tokoh yang berpengaruh dan menjadi rujukan masyarakat.
"Oleh karena itu kami berupaya juga untuk mengajak, merekrut, agar makin kuat dan alhamdulillah cukup banyak di antara mereka yang tertarik bergabung dengan Partai Demokrat," pungkas AHY.
BERITA TERKAIT: