Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) Partai Demokrat Ahmad Khoirul Umam mengatakan komitmen tersebut terlihat dari dukungan AHY terhadap sejumlah agenda Presiden Prabowo dan program strategis pemerintah.
“Mas Ketum AHY secara eksplisit mendukung Program Sekolah Rakyat, Gerakan Indonesia ASRI, serta tekad Presiden Prabowo menutup kebocoran kekayaan negara agar sebesar-besarnya kembali untuk kepentingan rakyat. Kader Demokrat juga diminta mengawal program strategis pemerintah agar tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujarnya lewat keterangan resminya, Selasa, 8 September 2026.
Umam mengatakan tiga agenda yang disampaikan AHY—memajukan ekonomi, menegakkan keadilan, dan menjaga demokrasi, perlu dipahami dalam konteks kontribusi Demokrat sebagai bagian dari pemerintahan.
“Pekerjaan berkualitas, UMKM, hilirisasi, ekonomi digital, pendidikan, pemberantasan korupsi, pemerataan pembangunan hingga lingkungan hidup adalah agenda yang ingin ikut diperkuat Demokrat bersama pemerintahan Presiden Prabowo,” katanya.
Karena itu, Umam menilai, pendangen beberapa kalangan yang mencoba mengaitkan pesan pidato AHY itu dengan politik praktis di 2029, maka argumen itu terlalu dini dan berpotensi misleading.
“Jelas, 2029 masih jauh. Ada mandat pemerintahan yang harus ditunaikan hari ini. Energi politik Demokrat diarahkan untuk membantu Presiden Prabowo menghasilkan capaian konkret bagi masyarakat,” ujar Umam.
Menurutnya, semangat tersebut juga tercermin dalam pesan AHY kepada kader Demokrat untuk tidak hanya hadir ketika membutuhkan suara rakyat.
“Pesan Mas AHY itu sederhana tapi penting untuk para kader Demokrat di akar rumput. Hadirlah ketika rakyat membutuhkan kerja kita. Demokrat ingin bekerja bersama pemerintah dan seluruh mitra politik untuk menyukseskan pemerintahan Presiden Prabowo. Sebab, sebagaimana kata Mas Ketum AHY, keberhasilan pemerintahan ini adalah keberhasilan Indonesia,” pungkas Umam.
BERITA TERKAIT: