Ketua Umum Keluarga Besar Kongres Wanita Indonesia (Kowani) periode 2024-2029, Nannie Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa amanah tersebut merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar dalam melanjutkan khidmat Nahdlatul Ulama (NU)bagi umat, bangsa, dan negara.
“Semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam mengemban amanah, memperkukuh
ukhuwah, menjaga persatuan bangsa, serta membawa kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan negara,” kata Nannie, dikutip Selasa 1 September 2026.
Kowani memandang NU memiliki peran penting dalam merawat nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, kemanusiaan, toleransi, dan persaudaraan di tengah kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk.
Kepemimpinan PBNU Masa Khidmat 2026–2031 diharapkan semakin memperkuat kontribusi NU dalam membangun sumber daya manusia, meningkatkan kualitas pendidikan, memperkokoh ketahanan keluarga, memberdayakan perempuan, melindungi perempuan dan anak, serta memperluas kesejahteraan masyarakat.
“Kowani berharap sinergi dengan PBNU semakin erat dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi perempuan, keluarga, dan masyarakat. Kemajuan bangsa memerlukan persatuan, kepedulian, serta kolaborasi seluruh kekuatan masyarakat,” kata Nannie.
Menurut Kowani, momentum kepemimpinan baru PBNU juga menjadi kesempatan untuk memperluas ruang dialog dan kolaborasi lintas organisasi dalam menjawab berbagai tantangan bangsa, dengan tetap menghormati kemandirian, kewenangan, serta tata kelola masing-masing lembaga.
“Semoga kepemimpinan KH. Abdul Hakim Mahfudz membawa PBNU semakin maju, kokoh, dan memberikan keberkahan serta kemanfaatan seluas-luasnya bagi Indonesia,” tutup Nannie.
BERITA TERKAIT: