Menurut Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, kondisi Indonesia saat ini berbeda dengan masa menjelang 1998. Menurutnya, teknologi digital membuat berbagai persoalan yang sebelumnya dapat ditutupi kini lebih mudah diketahui publik.
Ia mengibaratkan kondisi tersebut seperti tidak adanya lagi "karpet" untuk menutupi masalah.
"Dulu zaman Orde Baru, masyarakat kelihatan tenang, semuanya serba baik, semuanya serba teratur, seolah-olah tidak ada masalah, tapi akhirnya kan ada masalah besar, tahun 98," kata Dahlan dalam Dialog Kebangsaan di Museum Hakka, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Rabu, 26 Agustus 2026.
"Karena pada waktu itu, semua masalah itu ditaruh di bawah karpet. Jadi kelihatannya seolah-olah bersih. Sebetulnya kotor, cuma kotorannya itu ada di bawah karpet," sambungnya.
Menurut Dahlan, kondisi tersebut kini telah berubah karena teknologi seperti TikTok dan YouTube membuat informasi lebih terbuka. Berbagai persoalan yang sebelumnya tersembunyi dapat terlihat oleh masyarakat.
"Nah, sekarang ini, semua sampahnya itu kelihatan, semua 'debu'nya kelihatan, sekarang tidak ada 'karpet' lagi yang menutupi itu," ujarnya.
Dahlan juga mengingatkan bahwa suatu peristiwa memang mungkin kembali terjadi, tetapi tidak akan berlangsung dengan pola yang sama karena keadaan masyarakat telah berubah.
"Jadi, gak usah takut, sesuatu mungkin akan terulang dan terjadi, tetapi pasti akan ada kebaikan, perbaikan, karena keadaan sudah berubah. Orang semakin maju, ilmu pengetahuan semakin tinggi," tandasnya.

BERITA TERKAIT: