Sebanyak 16 tim dari berbagai daerah akan berkompetisi memperebutkan gelar juara. Selain itu, Panji Bangsa juga mengundang sejumlah partai politik untuk mengikuti laga persahabatan sebagai simbol persaudaraan lintas partai, di antaranya Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Prima.
Sorotan utama turnamen ini adalah pertandingan ekshibisi yang mempertemukan PKB All Star melawan Amputee Football Indonesia, sebuah pertandingan yang membawa pesan bahwa semangat bertanding, keberanian, dan prestasi tidak pernah ditentukan oleh keterbatasan fisik.
Cak Imin mengajak seluruh peserta untuk belajar dari semangat para atlet Amputee Football yang tetap menunjukkan daya juang dan optimisme di tengah keterbatasan.
"Saya berharap kita belajar banyak dari teman-teman Amputee Football. Pertama, bersyukur, bahagia, bangga, dan terima kasih kepada Partai Golkar, Partai PKS, Partai Prima, dan partai-partai lain yang berkenan hadir dalam rangka Hari Lahir PKB untuk bersama-sama menjaga kebugaran sekaligus bermain mini soccer," ujar Cak Imin di BRILian Stadium, Jakarta Selatan, Jumat, 17 Juli 2026.
Dalam cabang olahraga amputee football, pemain lapangan merupakan atlet yang kehilangan salah satu kaki dan bermain menggunakan kruk tanpa kaki prostetik, sedangkan posisi penjaga gawang diisi atlet yang kehilangan salah satu lengan. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa olahraga adalah ruang yang setara bagi siapa pun.
Ia mengaku sudah cukup lama tidak bermain sepak bola. Dalam suasana penuh keakraban, Cak Imin juga melontarkan candaan mengenai persaingan PKB dengan Partai Golkar.
"Kalau pengalaman main dengan Golkar, insyaallah PKB lebih unggul. Tapi belum tentu di pemilu ya. Tapi kalau di mini soccer, barangkali," ujarnya yang disambut tawa para peserta.
Menurut Cak Imin, turnamen persahabatan tersebut bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komunikasi dan persaudaraan antarpartai politik di tengah dinamika demokrasi Indonesia.
Ia berharap semangat sportivitas yang terbangun melalui olahraga dapat mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan optimisme terhadap kemajuan sepak bola nasional.
"Insya Allah Indonesia akan bermain di Piala Dunia. Cita-citanya Pak Prabowo itu, 2030. Kita ingin hari ini persahabatan semakin dalam, kesehatan semakin baik. Alhamdulillah," tutup Cak Imin.
BERITA TERKAIT: