"Persiapan sudah terus dilakukan. Munas-Konbes insyaallah Presiden hadir pada saat penutupan," kata Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam sebuah pernyataan di Kediri, dikutip dari Antara, Senin, 22 Juni 2026.
Gus Ipul menjelaskan, rangkaian kegiatan akan dibuka di Pondok Pesantren Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Sementara acara penutupan dijadwalkan berlangsung di STAI Syaichona Moh. Cholil, Bangkalan, Madura, pada Selasa, 23 Juni 2026.
Pembukaan akan dipimpin secara internal oleh jajaran NU, sedangkan penutupan direncanakan dihadiri Presiden Prabowo.
Menurut Gus Ipul, Munas-Konbes NU 2026 tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga wadah untuk membahas sejumlah agenda krusial.
Di antaranya penetapan materi muktamar, penyerapan usulan lokasi penyelenggaraan muktamar mendatang, hingga pembahasan berbagai persoalan keagamaan yang menjadi perhatian warga nahdliyin.
"Forum ini menjadi bagian penting dari persiapan menuju Muktamar. Selain membahas materi muktamar, juga akan dibahas berbagai isu keagamaan yang menjadi perhatian NU," kata Gus Ipul.
Untuk mengoptimalkan pembahasan, persidangan akan dibagi ke dalam enam komisi, yakni Komisi Bahtsul Masail Waqi’iyah, Komisi Bahtsul Masail Maudluiyyah, Komisi Bahtsul Masail Qanuniyah, Komisi Organisasi, Komisi Program, dan Komisi Rekomendasi.
BERITA TERKAIT: