Zikir dan Doa Kebangsaan ini menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun bangsa Indonesia. Gelaran akbar ini dihadiri tidak kurang dari 100.000 orang dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.
Pelataran Monas dipenuhi dengan jemaah dengan latar belakang agama yang berbeda. Mereka berbaur untuk memanjatkan doa bagi Indonesia. Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian pembacaan kalam Ilahi oleh juara 1 MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) International Al-Ameed ke-3 Karbala di Irak Tahun 2026, Muhammad Zian Fahrezi.
Hadir dalam acara ini, Ketua MPR Ahmad Mujani berharap agar zikir dan doa yang dipanjatkan dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
"Kita baru saja menyampaikan zikir dan doa, mudah-mudahan semua zikir, doa dan salawat kita diterima oleh Allah SWT, dengan doa dan zikir ini, mudah-mudahan Indonesia tetap dalam keadaan utuh, mudah-mudahan kita tetap dipersatukan oleh Allah SWT," ungkapnya.
Ia berharap bangsa Indonesia dihindarkan dari perpecahan, malapetaka dan bahaya.
"Mudah-mudahan pemimpin kita dijaga oleh Allah SWT, kesehatannya, umurnya dan mudah-mudahan kita semua sebagai rakyat dan bangsa Indonesia dijaga keberkahannya dan ridhonya," pungkasnya.
Sejumlah pejabat pemerintah turut hadir melantunkan zikir, doa dan salawat kebangsaan yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.
Selain Ketua MPR, tampak hadir Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri ATR/ BPN Nusron Wahid, Wamensesneg Juri Ardiantoro, Wamendiktisaintek Stella Christie, Wamenag Romo Muhammad Syafi'i, serta tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat.
BERITA TERKAIT: