Pertemuan tersebut diketahui melalui unggahan Seskab di akun Instagram @sekretariat.kabinet, dikutip Minggu, 21 Juni 2026.
“Sabtu dini hari, 20 Juni 2026, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya berdiskusi dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Polisi Suyudi Ario Seto, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta," ungkap Teddy.
Kedua pihak membahas dinamika peredaran gelap narkotika yang kian kompleks, terutama di wilayah perkotaan besar di Indonesia.
Koordinasi lintas lembaga juga ditekankan untuk memperkuat langkah deteksi dini dan penindakan jaringan narkotika yang semakin canggih.
"Kepala BNN yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolda Banten dan Wakapolda Metro Jaya berkordinasi terkait berbagai upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika yang semakin canggih khususnya di daerah perkotaan besar seluruh Indonesia," kata Teddy.
Salah satu sorotan utama dalam pertemuan tersebut adalah meningkatnya potensi penyalahgunaan rokok elektronik atau vape sebagai media baru peredaran zat berbahaya.
Hal ini menjadi perhatian serius karena menyasar kelompok usia muda dan membutuhkan penguatan edukasi publik secara masif.
“Salah satu yang menjadi fokus utama BNN adalah bahaya penyalahgunaan rokok elektronik atau vape yang dapat dimanfaatkan sebagai media penggunaan zat berbahaya, serta pentingnya edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda," tegasnya.
Pemerintah, kata Seskab, terus memperkuat sinergi lintas lembaga dalam menutup ruang peredaran narkotika, sekaligus meningkatkan upaya pencegahan berbasis edukasi guna melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.
BERITA TERKAIT: