Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menilai, pengalaman selama pandemi Covid-19 menjadi pelajaran penting bahwa sistem pembelajaran jarak jauh tidak sepenuhnya efektif diterapkan di Indonesia.
“Pengalaman saat dipaksa Covid sekolah online, standar pendidikan kita mundur dua tahunan,” ujar Mardani lewat akun X miliknya, Kamis, 26 Maret 2026.
Ia menjelaskan, masih banyak tantangan mendasar yang membuat pembelajaran daring sulit berjalan optimal. Mulai dari keterbatasan jumlah guru berkualitas, kondisi siswa yang tidak memiliki ruang belajar memadai di rumah, hingga beban biaya kuota internet yang masih memberatkan banyak keluarga.
Karena itu, politikus Partai Keadilan Sejahtera itu mengingatkan agar kebijakan efisiensi energi tidak sampai mengorbankan sektor pendidikan yang menjadi fondasi utama pembangunan bangsa.
“Jangan korbankan sekolah karena kondisi yang mestinya bisa kita atasi dengan tepat kebijakan,” tegasnya.
Mardani menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia merupakan kunci untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional dan visi Indonesia maju.
“Kualitas pendidikan dan kualitas SDM kita adalah modal utama mencapai target 8 persen dan Indonesia Maju pada 2045. Justru sekarang saatnya kita fokus tingkatkan kualitas pendidikan kita,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: