Ia dijadwalkan mengikuti malam takbiran di Sumatera Utara, Jumat, 20 Maret 2026, sebelum melaksanakan Salat Idulfitri di Aceh pada pagi harinya, Sabtu, 21 Maret 2026.
“Iyaaa betul, Pak Presiden akan malam takbiran di Sumatera Utara. Dan InsyaAllah akan Salat Idul Fitri di Aceh besok pagi,” ungkap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis.
Rencana tersebut mencerminkan empati dan kepedulian Presiden dengan memilih hadir langsung di tengah warga terdampak banjir, untuk berbagi momen Idulfitri sekaligus memberi dukungan kepada masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.
Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebelumnya memastikan akan melaksanakan Salat Idulfitri dan halal bihalal di Jakarta bersama Presiden.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara pelepasan peserta program Mudik Bersama Holding BUMN yang digelar Danareksa, Selasa, 17 Maret 2026.
“Salat Id dulu dengan Bapak Presiden di sini, lalu halal bihalal baru pulang,” ujar Gibran.
Di sisi lain, pemerintah mengeluarkan imbauan kepada kementerian dan lembaga agar pelaksanaan open house dan halal bihalal dilakukan secara sederhana.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut langkah tersebut sebagai bentuk kepekaan terhadap kondisi masyarakat.
“Kami sudah menyampaikan surat edaran untuk kepada seluruh kementerian dan lembaga untuk kami imbau untuk tidak apa namanya berlebihan dalam menyelenggarakan open house maupun halal bihalal,” ungkapnya dalam konferensi pers di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta.
Menurut Prasetyo, kebijakan ini dilatarbelakangi kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.
“Karena bagaimanapun masih banyak saudara-saudara kita yang pada kondisi yang belum baik gitu,” tuturnya.
BERITA TERKAIT: