Masyarakat Diimbau Tetap Rukun Meski Beda Waktu Lebaran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Kamis, 19 Maret 2026, 21:16 WIB
Masyarakat Diimbau Tetap Rukun Meski Beda Waktu Lebaran
Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)
rmol news logo Pemerintah dan DPR mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan beragama serta toleransi menyusul adanya perbedaan pelaksanaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. 

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, pemerintah melalui Sidang Isbat memutuskan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Sehingga besok masih menjalankan puasa Ramadan. 

“Semoga hal ini dapat menjadi simbol kebersamaan umat Islam di Indonesia yang sekaligus mencerminkan persatuan kita sebagai sesama anak bangsa dalam menyongsong masa depan yang lebih baik,” ujar Nasaruddin saat jumpa pers di Kantor Kemenag RI, Jakarta, Kamis petang, 19 Maret 2026.

Sementara Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang menambahkan, apabila ada sebagian umat Islam yang sudah merayakan Idulfitri 1447 Hijriah pada esok hari, maka ia mengimbau untuk saling menghormati dan bertoleransi.

“Andaikan ada masyarakat yang memahami dan percaya, memutuskan 1 Syawal di hari esok Jumat bisa ditoleransi dan ini tidak menjadi perbedaan di antara kita sebagai umat muslim. Mari kita menjaga ukhuwah dengan baik,” kata politisi PKB ini. 

Lebih jauh, pemerintah dan DPR mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah. “Minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin,” demikian Marwan.rmol news logo article
EDITOR: DIKI TRIANTO

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA