DPR Antisipasi Tiket Mudik Mahal agar Warga Tetap Bisa Lebaran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-alifia-suryadi-1'>SARAH ALIFIA SURYADI</a>
LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI
  • Kamis, 12 Maret 2026, 12:02 WIB
DPR Antisipasi Tiket Mudik Mahal agar Warga Tetap Bisa Lebaran
Ketua DPR RI, Puan Maharani (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)
rmol news logo DPR akan memanggil kementerian dan para pemangku kepentingan untuk membahas mahalnya harga tiket transportasi menjelang mudik Lebaran 2026.

Langkah ini ditempuh agar masyarakat tetap bisa pulang kampung dan merayakan Idulfitri tanpa terbebani lonjakan biaya perjalanan.

Ketua DPR Puan Maharani mengatakan DPR akan meminta komisi-komisi terkait menggelar rapat kerja dengan kementerian serta stakeholder transportasi guna mengantisipasi berbagai persoalan yang muncul menjelang arus mudik.

“DPR RI akan meminta semua komisi terkait untuk bisa memanggil atau melakukan rapat dengan seluruh kementerian lembaga terkait untuk menjelang antisipasi, menjelang lebaran yang akan datang,” kata Puan Maharani kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026. 

Menurut Puan, pembahasan tersebut akan menyoroti sejumlah aspek penting yang berkaitan langsung dengan mudik, mulai dari harga tiket hingga keselamatan perjalanan masyarakat selama periode Lebaran.

“Bukan hanya transportasi, bukan hanya harga tiket, tapi juga keselamatan saat mereka menjelang dan saat kembali mudik,” ujarnya.

Ia menegaskan DPR ingin memastikan masyarakat tetap dapat menjalankan tradisi mudik tanpa terhambat kenaikan biaya perjalanan maupun lonjakan harga kebutuhan lainnya.

“Jangan sampai saat melaksanakan atau merayakan Hari Raya Idul Fitri, mereka tidak bisa merayakan hal tersebut karena kenaikan harga-harga,” kata Puan.

DPR sendiri baru memasuki masa sidang, sehingga pembahasan terkait antisipasi mudik Lebaran akan segera dilakukan melalui rapat-rapat komisi dengan kementerian dan lembaga terkait.rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA