Sunni dan Syiah Tak Bisa Dibentur-benturkan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Selasa, 03 Maret 2026, 13:25 WIB
Sunni dan Syiah Tak Bisa Dibentur-benturkan
Ayatullah Ali Khamenei. (Foto: Istimewa)
rmol news logo Sunni dan Syiah tidak perlu dipersoalkan, karena itu sudah menjadi keyakinan masing-masing. Yang penting kitab sucinya sama dan kedua-duanya juga menjalankan salat, puasa, haji dan lain-lain.

Demikian pandangan analisis politik Saiful Huda Ems merespons polemik Sunni dan Syiah yang mencuat buntut konflik Iran kontra Israel-Amerika Serikat, Selasa 3 Maret 2026.

"Sunni dan Syiah itu dua kekuatan umat Islam yang tidak boleh dibentur-benturkan satu sama lain, karena kedua-duanya memperkaya khazanah pemikiran Islam," kata Saiful.

Menurut Saiful, Ayatullah Ali Khamenei pemimpin yang berintegritas, pemberani dan sepanjang hidupnya penuh keteladanan perjuangan untuk mengangkat derajat dan harga diri kaum muslimin di dunia, yang selalu dipandang rendah oleh Amerika Serikat dan zionis Israel.

"Ayatullah Ali Khamenei Insya Allah wafat dalam keadaan syahid, yang sebelumnya difitnah akan melarikan diri dari Iran," kata Saiful.

Padahal faktanya Ali Khamenei selalu siap menyongsong kematian demi mempertahankan harga dirinya sebagai Umat Islam dan Pemimpin Spiritual Iran, yang tidak akan pernah mau tunduk pada teror dan tekanan Israel dan Amerika Serikat.

"Maka sangat wajar bagi kita untuk mendoakan yang baik-baik untuk almarhum," kata Saiful.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA