Serangan AS-Israel Bentuk Terorisme Nyata

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-satryo-1'>AHMAD SATRYO</a>
LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Minggu, 01 Maret 2026, 16:24 WIB
Serangan AS-Israel Bentuk Terorisme Nyata
Ledakan terjadi di Teheran, Iran pada Sabtu, 28 Febuari 2026. (Foto: AP)
rmol news logo Serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran melanggar hukum internasional. Serangan ini merupakan bentuk intervensi dan agresi ke teritorial negara lain yang mengganggu kedaulatan negara tersebut.

“Serangan tersebut tidak dapat dibenarkan, melanggar hukum internasional, dan merupakan bentuk terorisme nyata,” ujar mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah,  Prof Din Syamsuddin, Minggu, 1 Maret 2026.

Din memandang, agresi AS dan Israel akan memicu ketegangan bukan hanya di kawasan Timur Tengah, tapi juga di dunia.

“Konflik Israel-Amerika Serikat vs Iran potensial menyulut perang regional bahkan perang global (perang dunia III), serta memorak-porandakan dunia Islam,” tutur Din.

Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu memandang negara-negara Islam perlu bersatu melawan pelanggaran yang telah dilakukan AS dan Israel.

"Saatnya negara Anggota OKI (Organisasi Kerjasama Islam) menunjukkan solidaritas terhadap sesama dengan menjunjung tinggi kebenaran, keadilan, dan menentang segala bentuk serangan atas kedaulatan negara Islam,” tutupnya. rmol news logo article
EDITOR: DIKI TRIANTO
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA