Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Muhammad Jusrianto terkait arah reformasi Polri.
"Skema ini dapat menghindarkan Polri dari potensi tarik-menarik kepentingan politik yang berasal dari kementerian tertentu," kata Jusrianto kepada wartawan, Kamis 26 Februari 2026.
Meski dinilai cocok di bawah Presiden, Jusrianto menekankan bahwa reformasi Polri sejatinya tidak cukup hanya dilakukan melalui perubahan struktur kelembagaan.
Namun, kata Jusrianto, harus difokuskan pada perubahan kultur organisasi yang profesional dan akuntabel mulai dari internal serta penguatan sistem pengawasan.
“Reformasi yang sejati harus menitikberatkan pada peningkatan budaya profesional dan penguatan pengawasan internal," kata Jusrianto.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: