Pesantren pertama yang ia kunjungi adalah Pondok Pesantren Roudotul Ulum Cidahu sekaligus sowan rumah pengasuh pondok, Abuya Muhtadi. Sementara pesantren kedua yang dikunjungi adalah Pondok Pesantren Fathul Ma’ani di Kecamatan Menes.
Kaesang turut didampingi Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali dan Ketua Dewan Pembina PSI Banten Ian Pribadi. Ahmad Ali menyebut, safari Ramadan sengaja digelar untuk mempererat silaturahmi dengan kalangan ulama dan pesantren.
“Karena ini bulan suci Ramadan, bulan yang baik. Kami mengunjungi tempat-tempat yang baik dengan harapan mendapat berkah dari Allah SWT,” ujar Ali dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 27 Februari 2026.
Safari ke pondok pesantren juga menjadi medium bagi kader PSI untuk belajar dan memperdalam pemahaman keagamaan serta budaya.
"Kepada kader PSI, jadikan pondok pesantren sebagai tempat belajar. Jadikan ulama dan kiai sebagai guru, terutama ketika lelah dalam kerja-kerja partai,” kata Ali.
Mantan anggota DPR RI ini berujar, kehadiran ulama sangat penting sebagai rujukan agar tidak terjadi perbedaan tafsir yang memicu kegaduhan. Ia pun menekankan bahwa pesantren dan kiai jangan dijadikan alat kepentingan politik.
“Jangan pernah kiai dan pondok pesantren dijadikan alat politik untuk memenangkan partai,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: