Berdasarkan pantauan, sekitar pukul 14.30 WIB, mantan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi terlihat tiba di Istana Merdeka. Retno tampak berjalan terburu-buru memasuki kompleks istana dan enggan memberikan keterangan kepada awak media.
Selain Retno, sejumlah tokoh diplomasi lainnya juga hadir, di antaranya mantan Menteri Luar Negeri Alwi Shihab dan Marty Natalegawa, serta mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal.
Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menjelaskan bahwa pertemuan tersebut digelar Presiden untuk berdiskusi terkait perkembangan geopolitik dengan para diplomat dan think tank.
“Bapak Presiden hari ini menerima para Menlu, wakil Menlu, juga mantan Menlu, wakil Menlu, serta para think tank untuk berdiskusi,” kata Arrmanatha.
Mantan Menlu Marty Natalegawa mengaku dirinya hanya memenuhi undangan Presiden dan tidak mengetahui isu spesifik apa yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut.
“Saya tidak tahu, sama dengan Anda-Anda. Saya hanya memenuhi undangan,” ujarnya.
Sementara itu, mantan Wamenlu Dino Patti Djalal menyebut diskusi dengan Presiden akan berkaitan dengan arah politik luar negeri Indonesia.
“Undangan untuk datang, dan dalam suratnya disampaikan mengenai politik luar negeri, arah politik luar negeri, including Palestina,” ungkap Dino.
Saat ditanya apakah Board of Peace akan dibahas di dalam, Dino memilih menunggu.
“Saya nanti saja. By the way, I miss this place,” tutupnya.
BERITA TERKAIT: