Sekolah Garuda Belum Pasti Pakai Bahasa Inggris untuk Semua Pelajaran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-alifia-suryadi-1'>SARAH ALIFIA SURYADI</a>
LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI
  • Selasa, 03 Februari 2026, 16:31 WIB
Sekolah Garuda Belum Pasti Pakai Bahasa Inggris untuk Semua Pelajaran
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto di Gedung DPR, Selasa 3 Februari 2026. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)
rmol news logo Penggunaan bahasa Inggris di Sekolah Garuda belum tentu diterapkan total, meski sekolah tersebut dirancang berstandar internasional.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti) Brian Yuliarto mengatakan, pemerintah masih menyesuaikan ketersediaan sumber daya manusia, khususnya guru mata pelajaran.

"Harapannya sih berbahasa Inggris. Tapi kan ini baru pertama," kata Brian di Gedung DPR, Selasa 3 Februari 2026.

Brian menjelaskan, Sekolah Garuda direncanakan hadir di 20 lokasi, namun tahap awal baru dibangun di empat daerah. 

Terkait tenaga pengajar, menurut Brian,  proses rekrutmen guru tengah berlangsung dengan prioritas pada guru berprestasi, termasuk pemberian tunjangan tambahan karena penempatan di daerah terpencil.

"Setelah kami cek juga tidak sedikit guru-guru mapel (mata pelajaran) itu yang memiliki bahasa Inggris yang baik," kata Brian.

Untuk meningkatkan kualitas pengajaran, Sekolah Garuda akan didampingi kampus terdekat.

Brian menegaskan, tujuan utama Sekolah Garuda adalah pemerataan kualitas sumber daya manusia unggul, khususnya di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA