Kena Tegur Prabowo, Gubernur Bali Janji Bentuk Satgas Pembersih Sampah Pantai

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Selasa, 03 Februari 2026, 11:40 WIB
Kena Tegur Prabowo, Gubernur Bali Janji Bentuk Satgas Pembersih Sampah Pantai
Gubernur Bali I Wayan Koster (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)
rmol news logo Gubernur Bali I Wayan Koster merespons teguran keras Presiden Prabowo Subianto soal sampah di pantai dengan menjanjikan pembentukan satuan tugas (Satgas) pembersih sampah pantai. 

Mengutip pernyataannya di Sentul, Bogor pada Selasa, 3 Februari 2026, Koster menyampaikan apresiasi atas perhatian khusus Presiden terhadap permasalahan sampah di Bali. 

“Saya berterima kasih kepada bapak Presiden yang telah memberi perhatian khusus kepada Bali terkait dengan sampah,” ujar Koster.

Koster menjelaskan bahwa sampah yang menumpuk di Pantai Kuta merupakan sampah kiriman yang datang secara musiman saat curah hujan tinggi. 

“Mengenai sampah yang di Pantai Kuta itu adalah sampah kiriman yang datangnya musiman pada saat musim hujan yaitu khususnya pada akhir Desember, Januari, dan awal Februari. Jadi asal hujan, sampah kiriman datangnya dari luar daerah begitu cepat karena arusnya besar,” jelasnya.

Ia mengakui, dalam kondisi saat ini penanganan sampah membutuhkan waktu karena proses mobilisasi petugas dan peralatan. 

“Hanya saja dalam mengatasi ini kita butuh waktu kira-kira dua jam atau tiga jam untuk mobilisasi sehingga sampai dia bersih,” katanya.

Karena itu, Koster menegaskan akan segera menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo dengan membentuk Satgas lintas sektor yang berjaga langsung di kawasan pantai. 

“Nah karena itu dengan arahan bapak Presiden tadi maka kami akan segera kumpul Kadis Lingkungan Hidup kemudian kepala BPBD, Kadis Pendidikan, kemudian juga TNI dan Polri saya akan membentuk satuan tugas untuk berjaga di pantai begitu sampah datang langsung bisa dibersihkan tidak perlu menunggu 2 jam 3 jam,” tegasnya.

Langkah Gubernur Bali ini diambil setelah Presiden Prabowo menegur secara terbuka jajaran pemerintah daerah Bali dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Senin, 2 Februari 2026.

Prabowo menilai persoalan sampah telah mencoreng citra pariwisata dan tidak bisa lagi ditoleransi.

“Ini maaf ya, gubernur, bupati-bupati dari Bali. Ini real, lho. Bali bulan Desember 2025. Ini Pantai Bali. Bagaimana turis mau datang ke situ lihat sampah?” kata Presiden.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA