Di sisi lain, pemerintah membutuhkan gagasan segar dari pemuda.
Itu sebabnya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) diharapkan menjadi jembatan antara idealisme pemuda dan kebutuhan pembangunan daerah.
Pesan itu yang disampaikan Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) ke- VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Banten yang digelar di Le Dian Hotel Serang, Banten, pada 24-25 Januari 2026.
"Saya berharap dibawah naungan Ketua KNPI Banten saudara Tito Istianto dapat mewujudkan pemuda Banten yang tidak hanya berdampak bagi Banten dan Indonesia tetapi memiliki mindset Global Leader untuk berperan bagi masyarakat global," kata Dimyati.
Terlebih, Dimyati ingin Musda ini menjadi ajang konsolidasi arah gerak KNPI Banten di tengah tantangan sosial, ekonomi, perkembangan teknologi dan kepemudaan yang semakin kompleks.
Sebab, peran para pemuda di masa kini sangat perlu diperkuat untuk memunculkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan untuk membangun bangsa Indonesia.
Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanafiah menekankan bahwa MUSDA bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan ruang strategis dalam menyatukan kembali visi misi, nilai dasar gerakan pemuda, dan peran pemuda dalam pembangunan nasional.
Alhasil, Tito Istianto terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPD KNPI Banten periode 2026-2029 setelah 1 calon lainnya mengundurkan diri pada saat pencalonan.
“KNPI harus kembali memainkan peran sebagai simpul persatuan pemuda. Bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai kekuatan moral dan ideologis yang berpihak pada masa depan bangsa," kata Tito.
"Saya berjanji akan mengedepankan program pelatihan pengembangan sumber daya pemuda, peningkatan softskill & inkubator bisnis UMKM pemuda, membangun ruang kreatif pemuda dan menjalankan program ketahan pangan pemuda di Provinsi Banten saat saya memimpin,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: