Untuk saat ini, DPP PDIP masih mendengar masukan dari DPD-DPD PDIP di seluruh Indonesia.
Hal itu diungkapkan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan sesuai pembukaan Rakernas I PDIP di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 10 Januari 2026.
“Sikap politiknya, karena nanti kami akan mendengarkan seluruh usulan-usulan dari DPD, akan dibacakan pada saat penutupan Rakernas,” ungkap Hasto.
Namun demikian, Hasto menegaskan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memiliki rekam jejak baik dan prodemokrasi. Di mana, pemilihan langsung pertama kali digelar saat Megawati menjabat Presiden ke-5 RI.
“Itulah tadi Ibu mengatakan bagaimana prinsip-prinsip kedaulatan rakyat sebagai spirit dari reformasi itu harus betul-betul kita jaga,” kata Hasto.
“Dan, dengan rakyat yang berdaulat, dengan pemimpin dipilih secara langsung, ini tidak hanya memperkuat legitimasi pemimpin, tapi juga tanggung jawab pemimpin untuk menghasilkan program-program sesuai dengan aspirasi rakyat yang digali pada saat kampanye,” imbuhnya menegaskan.
Hasto menyatakan bahwa PDIP telah mendengar masukan dari berbagai kelompok masyarakat sipil prodemokrasi terkait adanya wacana Pilkada dipilih DPRD. Nantinya, semua masukan akan dibahas dalam forum Rakernas I PDIP.
“Agar Rapat Kerja Nasional ini betul-betul dapat suatu mengambil keputusan politik untuk menjaga demokrasi yang melibatkan partisipasi rakyat secara luas melalui pelaksanaan pilkada secara langsung,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: