Pemberian gelar ini menjadi titik akhir pro dan kontra yang sebelumnya ramai dibicarakan publik.
"Saya dari lubuk hati yang dalam dan pikiran bahwa penetapan Presiden Soeharto sebagai Pahlawan Nasional sangat-sangat tepat walaupun terlambat," kata mantan Ketum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin.
Menurut Din, kontribusi Soeharto dalam pembangunan nasional sudah banyak diakui hingga disematkan sebagai Bapak Pembangunan.
Kontribusi Soeharto ini juga diakui anggota DPR Fraksi Nasdem, Rachmat Gobel. Selain dari sisi pembangunan, Soeharto juga punya banyak jasa besar bagi bangsa dan negara, salah satunya dalam berperang melawan kolonialisme Belanda di masa revolusi dan peristiwa Serangan Oemoem 1 Maret 1949.
“Kontribusi Pak Harto sangat besar bagi bangsa dan negara ini," kata Gobel.
BERITA TERKAIT: