PKS Ditinggal Konstituen jika Gabung Prabowo-Gibran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/jamaludin-akmal-1'>JAMALUDIN AKMAL</a>
LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Minggu, 05 Mei 2024, 13:20 WIB
PKS Ditinggal Konstituen jika Gabung Prabowo-Gibran
Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia, Saiful Anam/Ist
rmol news logo Pemilih loyal PKS dikenal kontra dengan Pemerintahan Joko Widodo. Sebab itu akan ditinggal pemilih setia jika gabung pemerintahan Prabowo-Gibran.

Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, PKS akan mengalami kerugian jika akhirnya mendukung Pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Karena pemilih loyal PKS kontra terhadap pemerintahan Jokowi. Jika mendukung Prabowo yang notabene penerus Jokowi, PKS berpotensi ditinggal pemilih setianya," kata Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/5).

Bahkan, tambah dia, PKS akan dianggap inkonsisten terhadap posisi politik yang selama ini dikenal kontra dengan pemerintahan Jokowi.

"Demi kekuasaan yang tidak ugal-ugalan, sudah selayaknya PKS bersama PDIP berada di luar pemerintahan, dan akan dikenang publik sebagai partai yang lebih mengedepankan kepentingan rakyat daripada kepentingan elite," pungkas Saiful.rmol news logo article
EDITOR: ACHMAD RIZAL

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA