Pesan itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada acara puncak Rapat pimpinan Nasional (Rapimnas) Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi), di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (7/10).
Di hadapan ribuan relawan, Jokowi mengingatkan, Pemilu 2024 semakin dekat, sebab itu tensi politik mulai tinggi, memanas.
Menurutnya, perbedaan merupakan hal biasa, sebagai tanda bahwa Indonesia negara yang menganut sistem demokrasi.
“Berbeda pilihan itu biasa, itu wajar, dan tidak apa-apa,” kata Jokowi.
Sementara itu Ketua Umum Samawi, Gus Muhammad Nahdy, memastikan tegak lurus dengan perintah Jokowi, salah satunya membuat adem suasana politik dan mengawal program Presiden Jokowi, usai tidak menjabat presiden.
"Hasil Rapimnas, menata dan merapikan struktur di seluruh Indonesia, sampai tatanan desa, memberi pandangan-pandangan untuk Indonesia ke depan, dan sebagainya," kata Nahdy.
Sedang Sekjen Samawi, Nizar Ahmad Saputra, mengatakan, kepemimpinan Presiden Joko Widodo terbukti membuat Indonesia maju.
"Bapak Presiden Joko Widodo juga telah memberikan sumbangsih besar terhadap kemajuan pondok pesantren di Tanah Air," kata Nizar.
Usai Rapimnas, Samawi secara resmi mendukung Prabowo Subianto berkontestasi pada Pilpres 2024.
BERITA TERKAIT: