"PKS sebenarnya (dukungan) untuk Pak Anies Baswedan bukan rahasia lagi. Karena belum ada keputusan, ketika ditanya oleh masyarakat kami belum bisa menjawab secara lugas. Namun, kami support relawan di lapangan," ujar Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Kuningan, Etik Widiati, saat ditemui
Kantor Berita RMOLJabar di ruang fraksi PKS, Selasa (31/1).
Dengan dukungan yang diberikan PKS, maka koalisi dengan Partai Nasdem dan Demokrat sudah memiliki tiket untuk mencapreskan Anies. Gabungan tiga partai itu telah memenuhi ambang batas Presidential Threshold.
"Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu dan memenuhi syarat memperoleh sekurang-kurangnya 20 persen dari jumlah kursi DPR, atau meraih 25 persen suara sah pada pemilu DPR sebelumnya," sambungnya.
Sementara ditanya soal sosok pendamping Anies, Etik menuturkan, itu merupakan ranah DPP. Dirinya bersama pengurus partai di daerah akan menunggu apapun keputusan yang diambil oleh DPP PKS bersama partai koalisi.
"Secara resmi kita belum mendapat penjelasan terkait wakil. Cuma yang terbaik untuk Indonesia bahwa PKS mendukung Anies Baswedan itu sudah terjadi, tinggal kita menjemput takdir dan bekerja keras untuk memenangkan Anies," tuturnya.
Sementara itu, anggota Fraksi PKS lainnya, Ikhsan Marzuki menambahkan, selama ini para kader PKS yang menunggu instruksi dari pusat akhirnya bisa lebih terbuka dalam melakukan upaya pemenangan Anies Baswedan pada Pilpres 2024.
"Kita dari relawan bersama kader PKS di daerah diharapkan bisa lebih gencar untuk kemenangan Pak Anies di Pilpres 2024," tandas Ikhsan.
BERITA TERKAIT: