Dalam pandangan pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Muradi, kans Ridwan Kamil masuk ke Partai Amanat Nasional (PAN) sebenarnya lebih besar dibandingkan ke Partai Golkar.
Akan tetapi, Muradi menilai kenyamanan akan menjadi persoalan mendasar bagi Ridwan Kamil ketika memilih PAN ketimbang Golkar.
"RK (Ridwan Kamil) ini tipikal, saya menyebutnya Nasionalis Salon. Jadi (mengedepankan) tampilan, itu jauh lebih diterima kelompok Nasionalis (Golkar) ketimbang Muhammadiyah (PAN). Kalau menurut saya seperti itu. Dia akan lebih nyaman ke Partai Golkar," papar Muradi, seperti diwartakan
Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (3/1).
Hingga saat ini Ridwan Kamil memang belum mengumumkan partai politik pilihannya untuk bertarung pada 2024.
Saat dikonfirmasi, Ridwan Kamil malah meminta waktu untuk mengumumkan kendaraan politiknya.
"Nanti lagi. Beri saya waktu," ucapnya singkat saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (3/1).
BERITA TERKAIT: