Begitu dikatakan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali saat menghadiri acara Sidang Senat Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) sekaligus Dies Natalis XIX STIN Tahun 2022 di Pelataran Smart Campus, Dr (H.C) Ir Soekarno, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/10).
Untuk itu, Amali mengaku sangat mendukung langkah Kepala BIN Budi Gunawan yang terus menunjukkan komitmen untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi di STIN.
"Sekali lagi saya menyambut baik apa yang sudah dilakukan oleh Jendral Polisi (Purn) Budi Gunawan, dengan segala upayanya untuk meningkatkan kemampuan intelijen Indonesia. Selamat dan sukses untuk BIN dan STIN," ujar Amali.
Dia berharap, para wisudawan-wisudawati yang telah lulus dapat berperan penting di tengah masyarakat melalui ilmu yang didapat dari STIN untuk mengabdi bagi nusa dan bangsa.
"Saya kira banyak hal yang mereka dapatkan dan setelah lulus ini lapangan pengabdian untuk mereka sangat luas. Negeri ini menunggu dan berharap pengabdian anda semua," ucapnya.
Sementara Kepala BIN Budi Gunawan menyampaikan, STIN dibangun dengan fasilitas-fasilitas yang modern dan lengkap guna menjawab tantangan intelijen masa depan yang sarat dengan teknologi. STIN menuju
World Class Inteligent College.
"Mulai tahun ini prodi baru sudah berjalan dan diharapkan pada 2026 STIN dapat menghasilkan lulusan pertama untuk mengisi SDM BIN dan kementerian/lembaga di bidang intelijen yang spesifik. STIN juga bertekad menghasilkan lulusan kelas dunia," pungkasnya.
Peserta wisuda tahun 2022 berjumlah 189 orang. Terdiri dari Wisuda Taruna S1 sebanyak 145 orang, Wisuda Mahasiswa S2 sebanyak 44 orang, terdiri dari 24 mahasiswa MKI dan 20 mahasiswa MTIM. Dengan demikian hingga tahun 2022 ini STIN telah meluluskan 1.110 orang taruna dan 161 mahasiswa S2.
BERITA TERKAIT: