Meski begitu, Sekretaris Jenderal Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara, Reja Anggara mengatakan, penyaluran BLT harus tetap dikawal. Hal ini, agar tidak seperti penerapan subsidi BBM selama ini yang justru banyak dinikmati oleh kalangan ekonomi mampu alias tidak tepat sasaran.
"Kita mengapresiasi langkah pemerintah. Namun kemudian kita tetap kawal tepat sasaran atau tidaknya, bagaimana Pemerintah memberikan bantuan langsung tunai," kata Reja dalam keterangannya, Jumat (9/9).
Soal adanya kekhawatiran potensi meningkatnya inflasi akibat kebijakan harga BBM ini, Reja berharap pemerintah mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat termasuk upaya-upaya mitigasi yang telah disiapkan.
Termasuk juga, sambungnya, pemerintah harus mampu mengantisipasi agar hal-hal yang berefek buruk akibat ekonomi global yang tak menentu dan situasi internasional memanas akibat perang di Eropa, tidak berdampak pada inflasi di Indonesia.
"Pemerintah harus bisa mengantisipasi inflasi tinggi ini agar kemudian Indonesia tidak jatuh ke krisis ekonomi. Karena Indonesia dalam tahap pemulihan ekonomi nasional," tandasnya.
BERITA TERKAIT: