Survei Kepuasan Publik pada Jokowi Turut Jadi Alasan PAN Setuju Pemilu Diundur

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Jumat, 25 Februari 2022, 13:35 WIB
Survei Kepuasan Publik pada Jokowi Turut Jadi Alasan PAN Setuju Pemilu Diundur
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Presiden Joko Widodo/Net
rmol news logo Partai Amanat Nasional (PAN) telah mengumumkan persetujuan dengan usulan Pemilu 2024 diundur. Salah satu alasan PAN setuju adalah tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tinggi berdasarkan survei.

Demikian disampaikan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat jumpa pers di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/2).

"Kami memutuskan setuju pemilu ditunda," tegas Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan.

Zulhas menuturkan, penilaian dan persepsi masyarakat tentang kinerja presiden Jokowi justru sangat tinggi. Survei terbaru menyebut angkanya di atas 73 persen.

Hal ini, kata dia, menunjukkan pengakuan masyarakat untuk keberhasilan pemerintah dalam menghadapi pandemi dan berbagai situasi yang tidak menentu.

"Mempertimbangkan hal-hal tersebut, serta setelah mendengar masukan dan aspirasi dari berbagai kalangan, PAN setuju bahwa pemilu perlu dipertimbangkan untuk diundur," tuturnya.

Selanjutnya, PAN akan menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan, termasuk partai politik, organisasi kemasyarakatan, dan elemen bangsa lainnya terkait penundaan Pemilu 2024 ini.
 
Sebelum PAN, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin terlebih dahulu mengusulkan agar Pemilu 2024 diundur satu atau dua tahun.

Atas usulannya itu, Cak Imin akan mengkomunikasikan mengenai usulan penundaan Pemilu tersebut kepada Presiden Joko Widodo hingga pimpinan partai politik.

“Semoga, usulan saya ini akan saya sampaikan ke teman-teman pimpinan partai, saya usulkan ke Pak Presiden, bagaimana apakah bisa? Ya nanti kita lihat saja, apakah mungkin bisa diundur atau tidak. Ini usulan saya,” kata Cak Imin kepada wartawan di Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (23/2). rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA