Ridwan Kamil Ajak Warga Jabar Meriahkan G20 dengan Bekreasi di Medsos

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/angga-ulung-tranggana-1'>ANGGA ULUNG TRANGGANA</a>
LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Rabu, 16 Februari 2022, 21:36 WIB
Ridwan Kamil Ajak Warga Jabar Meriahkan G20 dengan Bekreasi di Medsos
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat bahas G20/RMOLJabar
rmol news logo Penyelenggaraan G-20 dinilai sangat penting bagi kehidupan dan ekonomi negara-negara di dunia. Alasannya, 60 persen populasi dunia, dan sekitar 85 persen ekonomi dunia berada dan dikelola G-20.

Pernyataan itu dikatakan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat menjadi pembicara Bincang Urban 20: Isu Perkotaan pada Presidensi G-20 Indonesia, di Jakarta Internasional Stadium, Jakarta, Rabu (16/2).

"Sebanyak 60 persen populasi dunia itu kumpulnya di G-20, dan 85 persen ekonomi dunia dikelola oleh G-20," kata pria yang kerap disapa Kang Emil seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Emil menyambut gembira penyelenggaraan G-20 di Indonesia. Apalagi, Jawa Barat menjadi tuan rumah dalam rangkaian agenda G-20, yakni Urban 20, Think 20, dan Youth 20.

Emil berharap, penyelanggaraan G-20 di Indonesia bisa berlangsung sukses. Selain itu, harapannya, negara-negara lain di dunia memiliki keseragaman dalam menghadapi tantangan dan isu yang dihadapi saat ini.

"Kita mendoakan agar acara ini sukses supaya ada kesimpulan-kesimpulan karena ibu dari segala masalah kan miskomunikasi. Di G-20 ini berkumpul supaya minimal 80 persen ekonomi dunia enggak miskomunikasi," ujar Kang Emil.

"Satu paham (negara-negara di dunia) tentang isu digital, pandemi kesehatan, juga terkait dengan isu energi terbarukan," imbuhnya.

Di samping itu, Emil juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Jawa Barat untuk bersuka cita menyambut penyelenggaraan G-20. Salah satunya dengan membuat kampanye melalui sosial media.

"Saya akan bikin cara kreatif supaya dari level orang jalanan, maupun UMKM meramaikan G-20 dengan Tik Tok, dengan media sosial, sehingga tak dianggap elitist event, melainkan semua menjadi democratic event," tandasnya.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA